Karakteristik Sari Tempe Kedelai Hitam (Glycine max Var. Mallika) dengan Jahe Merah pada Variasi Persentase Kulit Biji dalam Fermentasi

Rahayu, Wahidah Mahanani and Silvana, Ana and Masitha Silviandari, Putri (2021) Karakteristik Sari Tempe Kedelai Hitam (Glycine max Var. Mallika) dengan Jahe Merah pada Variasi Persentase Kulit Biji dalam Fermentasi. [Artikel Dosen]

[thumbnail of Hasil Cek] Text (Hasil Cek)
HASIL CEK - Rahayu Silvana Silviandari - Kedelai Hitam Kulit Biji Sari Tempe.pdf.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Peer Review Penulis Pertama] Text (Peer Review Penulis Pertama)
Peer review - Rahayu - Kedelai Hitam Kulit Biji Sari Tempe.pdf

Download (263kB)
[thumbnail of Generate index codes conversion from text to indexcodes] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (965B)
[thumbnail of Generate index codes conversion from text to indexcodes] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (1kB)

Abstract

Sari tempe kedelai hitam (STKH) dengan jahe merah merupakan produk olahan dari tempe kedelai hitam. Penambahan kulit biji kedelai pada saat fermentasi dan jahe merah pada pembuatan sari dilakukan untuk meningkatkan sifat fungsionalnya. Pe-nelitian tahap awal ini bertujuan mengetahui karakteristik fisikokimia dan sensoris sari tempe kedelai hitam dengan tamba-han jahe merah pada variasi persentase penambahan kulit biji kedelai hitam dalam proses fermentasi tempe. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga variasi sampel, yaitu tempe dengan tambahan kulit biji 100%, 50%, dan 0%. Pengujian meliputi analisis proksimat, protein terlarut, total padatan terlarut (TPT), pH, viskositas, warna,dan pen-gujian sensoris hedonik pada parameter warna, rasa, aroma, aftertaste, dan keseluruhan. Sari tempe kedelai hitam mengandung kadar air 93,3–91,39%, kadar abu 0,29–0,27%, protein 1,72–1,17%, lemak 1,33–0,80%, dan karbohidrat by difference 3,29–6,37%, protein terlarut 1,33–11,61%, viskositas sari tempe 0,003–0,002 Ns/m2, pH 7,05–6,68, total padatan terlarut 5,79–6,80%. Penambahan kulit biji dalam tahap fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar protein terlarut, TPT, dan warna sa-ri tempe kedelai hitam jahe merah. Secara umum panelis menyukai sari tempe berwarna lebih terang tanpa penambahan kulit biji, sedangkan sampel dengan kulit biji 100% lebih disukai pada parameter aroma, rasa, aftertaste, dan keseluruhan.

Item Type: Artikel Dosen
Additional Information: kedelai hitam,kulit biji, sari tempe
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisi / Prodi: Faculty of Industrial Technology (Fakultas Teknologi Industri) > S1-Food Technology (S1-Teknologi Pangan)
Depositing User: S.TP.,M.Sc WAHIDAH MAHANANI RAHAYU
Date Deposited: 04 Apr 2022 02:05
Last Modified: 04 Apr 2022 02:05
URI: http://eprints.uad.ac.id/id/eprint/34201

Actions (login required)

View Item View Item