LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENANGANI TRAUMA PASCA BENCANA

Indana, Zulfa and Ismi, Komariatun Nisa LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENANGANI TRAUMA PASCA BENCANA. Prosiding Seminar Nasional Konseling Krisis. ISSN 978-602-60115-0-3

[thumbnail of 7 LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENANGANI TRAUMA PASCA BENCANA.pdf] Text
7 LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENANGANI TRAUMA PASCA BENCANA.pdf

Download (667kB)

Abstract

Abstrak

Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada empat lempeng tektonik, yaitu lempeng benua asia, benua australia, lempeng samudra hindia dan samudra pasifik. Pada bagian selatan dan timur indonesia terdapat sabuk vulkanik yang memanjang dari pulau Sumatra, jawa-nusa tenggara, Sulawesi. Di bagian sisinya berupa pegunungan vulkanik dan dataran rendah yang sebagian didominasi oleh rawa-rawa. Berdasarkan kondisi tersebut Indonesia sangat berpotensi sekaligus rawan terjadinya bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Beberapa dampak yang ditimbulkan dari bencana alam antara lain kehilangan harta banda, tempat tinggal, serta kehilangan anggota keluarga dan korban yang terkena bencana akan mengalami trauma. Kondisi seperti itu akan dapat mempengaruhi fungsi adaptif individu dengan lingkungannya.
Trauma akibat bencana alam biasanya banyak terjadi pada anak-anak yang menjadi korban bencana. Upaya penanggulangan terhadap trauma pada anak-anak yang menjadi korban bencana alam dapat dilakukan dengan berabagai cara. Salah satunya adalah dengan memberikan layanan konseling kelompok melalui teknik restrukturisasi kognitif yang dapat dilakukan oleh konselor. Layanan konseling kelompok melalui teknik restrukturisasi kognitif merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam teori kognitif perilaku yang menitikberatkan pada modifikasi perilaku-perilaku yang salah. Teknik restrukturisasi kognitif merupakan suatu proses dimana konselor membantu konseli mencari pikiran-pikiran self-defeating dan mencari alternative rasional sehingga konseli dapat belajar menghadapi situasi-situasi pembangkit kecemasan.

Kata Kunci: konseling kelompok,restrukturisasi kognitif,trauma pasca bencana

Item Type: Artikel Umum
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Wahyu Nanda Eka Saputra
Date Deposited: 30 Sep 2016 00:24
Last Modified: 30 Sep 2016 00:24
URI: http://eprints.uad.ac.id/id/eprint/3902

Actions (login required)

View Item View Item