POSTUR KERJA, KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA PRODUKSI AREA TFD 500 PT.SGM YOGYAKARTA

Nur Mayra Salma Annisa, Machfudz Eko Arianto

Abstract


ABSTRAK

Pekerja yang melakukan pekerjaan dengan postur kerja yang membungkuk, mengangkat dan gerakan berulang dengan jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan keluhan nyeri pada bagian otot skeletal atau gejala Musculoskeletal Disorder (MSDs). Keluhan MSDs dapat disebabkan beberapa faktor seperti postur kerja yang janggal dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja, kebiasaan merokok dengan keluhan MSDs pada pekerja produksi di area TFD 500 PT Sarihusada Generasi Mahardhika Yogyakarta. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectiona. Penelitian dilaksanakan pada bulan juli-agustus 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini 40 responden, teknik sampling menggunakan totality sampling. Instrument untuk mengukur keluhan MSDs yaitu menggunakan lembar Nordic Body Map, kebiasaan merokok menggunakan lembar data responden, dan postur keja menggunakan  Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA). Analisis data menggunakan uji fisher exact. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara postur kerja (p value sebesar 0,026 ˂ 0,05) dan kebiasaan merokok (p value sebesar 0,002 ˂ 0,05) dengan keluhan MSDs. Kesimpulan terdapat hubungan secara statistik antara postur kerja dan kebiasaan merokok dengan keluhan MSDs pada pekerja produksi di area TFD 500 PT Sarihusada Generasi Mahardhika Yogyakarta.

Kata-kata kunci : Postur Kerja, Kebiasaan Merokok, Musculoskeletal Disorder (MSDs).

 

ABSTRACT

Workers who perform work with work postures that, lifting and repetitive movements for long periods of time, can cause complaints of pain in the skeletal muscles or symptoms of Musculoskeletal Disorder (MSDs). MSDS Complaints can be caused by several factors such as awkward work posture and smoking habits. This study aims to see the relationship between work, smoking habits and MSD complaints in production workers in the 500 TFD area of PT Sarihusada Generasi Mahardhika Yogyakarta. This type of research is a quantitative study with a cross-sectional design. The research was carried out in July-August 2020. The number of samples in this study were 40 respondents, the sampling technique used was totality sampling. Instruments for measuring MSD complaints using the Nordic Body Map sheet, smoking habits using respondent datasheets, and work posture using the Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA). Data analysis used Fisher's exact test. The results of the study based on bivariate analysis showed that there was a relationship between work posture (p value 0.026 ˂ 0.05) and smoking habits (p value 0.002<0.05) with MSDs complaints. The Conclusion is a statistical relationship between work posture and smoking habits with MSDs complaints on production workers in the TFD 500 area of PT Sarihusada Generasi Mahardhika Yogyakarta .

Keywords : Work Posture, Smoking Habits, Musculoskeletal Disorder (MSDs).


Keywords


Postur Kerja, Kebiasaan Merokok, Musculoskeletal Disorder (MSDs).

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Widayana, L., G., 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta: Graha Ilmu. Hal 3, 98.

Tarwaka. 2015. Ergonomi Industri Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja Revisi 2. Surakarta: Harapan Press. Hal 305- 306.

Rahayuningsih, S., Widyanti, A., Indrasari, L.D., dan Soetisna, H. R. 2018. Prevalence of Musculoskeletal Symptoms Disorders in Tofu Industries in Kediri. AIP Conference Proceedings. 0200271-020027-4.

International Labour Organization (ILO). 2018. Safety and Health at Work: http://www.ilo.org/global/topics/safety-and-health-at-work/lang--en/index.htm. Diakses pada 24 Oktober 2020. Yogyakarta.

Levy,B., and Wegman, D, 2000., Occupational Recognizing and Preventing Work- Related Disease and Injury, Fourth Edition. Philadelpia: Lippincott Williamsand Wilkins.

Bridger, R.S. 1995. Introduction to Ergonomics. London : Taylor & Francis. Hal 121-134.

Jalajuwita, R. N., & Paskarini, I. (2015). Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Unit Pengelasan PT X Bekasi. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4(1), 33-42.

Eddy, R. 2016, Hubungan Postur, Durasi Dan Frekuensi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Akibat Penggunaan Laptop Pada Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol.4, No.3 (ISSN: 2356-3346)

Tarwaka. 2010. Ergonomi Industri: Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Hadyan, M.F. 2015. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Low Back Pain pada Pengemudi Transportasi Publik. Skripsi. Lampung. Universitas Lampung.

Hanif, Ahmad. 2020. Hubungan Antara Umur dan Kebiasaan Merokok Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja Angkat Angkut UD Maju Makmur Kota Surabaya. MTPH Journal. Vol. 4. No. 1.

Tarwaka, Solichul, Bakri, Lilik. 2004. Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta : Uniba Press, p. 3-143.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpkmi.v7i3.11264

Article Metrics

Abstract view : 39 times
PDF - 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                  
                                             

 

             This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0

           International License.